Di bawah ini ada beberapa cara yang dapat Anda coba untuk mengakses situs-situs yang diblokir.
1. Menggunakan alamat IP
Apabila
aplikasi yang digunakan hanya memblokir nama domain saja (misal:
www.google.com), ini dapat disiasati dengan menggunakan alamat IP situs
tersebut misalnya untuk google : http://209.85.171.99/).
Untuk
mengetahui alamat IP sebuah situs, kita dapat mencoba melakukan ping
terhadap situs tersebut. Caranya masuk ke command prompt (Start >
Run > ketik: cmd > Enter) dan ketik ping nama_situs.com lalu
tekan enter. Maka akan muncul alamat IP situs tersebut.
4. Menggunakan Arsip Online dan Cache
Beberapa
mesin pencari seperti Google dan Yahoo menyimpan tembolok berbagai
situs populer yang tetap bisa melihat isi dari situs walaupun yang
aslinya telah diblok atau dihapus sekalipun.
Klik link bertuliskan ‘cached’ maka kita akan dibawa ke halaman tembolok dari mesin pencari (apabila disimpan).
7. Berlangganan RSS Feed
Trik
yang ini mungkin tidak berlaku untuk berbagai situs, tetapi jika situs
yang ingin Anda kunjungi menyediakan fitur sindikasi RSS, (biasanya
situs berita dan blog), Anda dapat mencoba untuk berlangganan dan
membacanya dengan sebuah RSS/Feed Reader.
Layanan RSS/ Feed Reader
yang dapat Anda gunakan bisa berupa aplikasi desktop (Feed Demon, Feed
Reader dan Sharp Reader), web browser Firefox, Opera, IE dan lain-lain,
atau dengan tambahan ekstensi (InfoRSS, Sage, dan NewsFox), dan yang
terakhir menggunakan aplikasi online (Google Reader dan Feed Show).
8. Berlangganan Melalui EmailLayanan terbaik untuk cara yang ini adalah
http://www.mail2web.com/.
Kita
dapat berlangganan situs-situs favorit kita melalui email. Anda juga
dapat berlangganan banyak situs sekaligus yang diatur dalam
folder-folder sehingga tertata rapi. Setiap kali halaman situs berubah,
Web2Mail akan secara otomatis mengirimkan halaman baru ke alamat email
Anda. Anda juga dapat mengatur apa saja dan kapan dikirimkan.
Ada juga layanan RSSFWD yang akan secara otomatis mengubah RSS menjadi email yang dikirimkan ke akun email Anda.
9. Menggunakan Google Mobile Search
Anda juga dapat mencoba menggunakan Google mobile search, tetapi biasanya hasil yang didapat tidak maksimal.
Pernahkah komputer yang anda gunakan menampilkan pesan “NTLDR is missing, Press Ctrl+Alt+Del to restart” pada saat startup ?
Apa itu NTLDR ?
NTLDR (NT Loader) merupakan
boot loader bagi semua versi Microsoft Windows NT termasuk
Windows XP. Jika muncul pesan seperti diatas, menandakan bahwa file tersebut mengalami kerusakan ataupun hilang karena suatu hal.
Jika menemukan hal
seperti ini, jangan panik dahulu atau jangan langsung mengambil langkah
seribu mau install ulang. Sayangkan jika komputer sudah ok diinstal
kembali.
Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini.
Jika menginstall dengan menggunakan partisi FAT32 :
1. Boot computer dengan Disket Win98 startup.
2. Kemudian, copy NTLDR atau NTDETECT.COM files dari direktori i386 padafloppy atau cd ke drive c: (windows installation drive) (contoh c:\ jika windows diinstall pada drive c:).
Jika menginstall dengan menggunakan partisi NTFS :
1. Boot komputer melalui Windows XP setup CD.
2. Kemudian pilih pilihan R=Repair option, dengan menekan huruf R pada saat setup.
3. Pilih windows installation.
4. Kita membutuhkan password administrator untuk
melakukan ini, jika account ini tidak diberi password, berarti kita
hanya menekan tombol enter.
5. Ketikkan command dibawah ini :
COPY X:\i386\NTLDR C\:
COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
X = Drive tempat CD berada
6. Eject CD-ROM dan ketikan exit untuk merestart.
Cara mencari IP Address yang dipakai dalam
Jaringan. Dalam sebuah jaringan, sudah menjadi kewajaran sering
terjadinya bentrok IP Address. Kita dapat dengan Cepat Mencari IP
Address yang dipakai dalam Jaringan hanya dengan perintah sederhana pada
Command Prompt. Sehingga kita dapat melihat IP Address berapa saja yang
telah digunakan untuk menghindari konflik IP Address.
Perintah ini dapat dijalankan pada semua
versi windows. Tetapi jika anda menggunakan Windows 7, dibutuhkan akses
Administrator untuk menjalankannya.
Berikut Cara Cepat Mencari IP Address yang dipakai dalam Jaringan :
1. Jalankan Command Prompt.
2. Kemudian ketikkan perintah dibawah ini (copy
+ paste saja) :
FOR /L %i IN (1,1,254) DO ping -n 1 192.168.0.%i |
FIND /i «Reply»>> c:\ipaddresses.txt
Keterangan :
Opsi «-n 1» perintah ping hanya mengirimkan 1 packet ke setiap komputer.
Angka 192.168.0 merupakan Network ID jaringan anda yang ingin dilacak.
Perintah ini akan melakukan ping kesemua alamat IP pada jaringan
192.168.0.0 dan akan menuliskan daftar alamat ip yang me-reply di sebuah
file teks IPADDRESSES.TXT di C : \
Memperbaiki flash disk/memory card yang tidak terbaca :
- Periksa status drive di komputer
- Perhatikan bahwa tidak terdapat drive "E:" atau drive tambahan ketika kamu mencolokkan flashdisk ke komputer.
- klik tombol di keyboard windows+R
- Lalu Ketik “compmgmt.msc” klik OK.
- Pada bagian Storage, klik Disk Management.
- Perhatikan bahwa terdapat drive dengan nama "WD_Backup" tetapi tidak
memiiki tanda huruf drive. Drive inilah yang nantinya perlu untuk kita
tetapkan hurufnya.
- Klik kanan pada panel drive yang tidak memiliki huruf drive tadi. Kemudian pilih "Change Drive Letter and Paths".
- Klik "Add" kemudian pilih huruf drive dari daftar huruf yang
tersedia (jangan menggunakan huruf "A", "B" atau "C", tetapi gunakan
huruf lainnya yang masih tersedia/belum terpakai). Kemudian klik "OK".
- Kembali ke panel Disk Management jika telah selesai menambahan huruf pada drive yang kamu pilih.
- Kemudian buka "My Computer" dan lihat bahwa drive tadi sudah terlihat
- Selesai
- Jika cara memperbaiki flashdisk di atas tidak bisa dan tidak terbaca
besar kemungkinan flash dsik/micro sd card kamu mengalami kerusakan di
hardware dan memang waktunya kamu harus membeli baru .
Cara Mengatasi Komputer Lemot
1. Kurangi Aplikasi Yang Tidak Penting
Pertama kurangi apikasi yang tidak penting. Sering kali kita menginstal
beberapa aplikasi yang memiliki fungsi yang sama, seperti aplikasi untuk
browsing kita menginstal Mozilla Firefox, Google Chrome, Baidu Browser
ditambah lagi Internet Explorer bawaaan Windows. Hal seperti itu tentu
sangat tidak efektif, karena akan ada banyak penggunaan harddisk, atau
beberapa aplikasi juga memerlukan alokasi memori. Saran dari penulis,
lebih baik instal aplikasi seperlunya saja, tidak perlu menginstal
beberapa aplikasi padahal kegunaanya sama.
2. Kurangi Start Up Yang Tidak Diperlukan
Aplikasi yang berjalan ketika start up akan langsung memakan alokasi
memori, sehingga alokasi memori yang seharusnya dapat digunakan untuk
menjalankan aplikasi lain berkurang. Untuk mengatasi hal itu, pilih
aplikasi start up yang penting-penting saja dan memang sudah seharusnya
berjalan saat komputer baru dihidupkan, seperti anti virus.
Untuk memilih aplikasi apa saja yang akan diperbolehkan berjalan ketika start up, silahkan ikuti langkah dibawah ini.
- Buka menu Run dengan menekan tombol Windows + R
- Ketikan "msconfig" tanpa tanda petik
- Masuk ke tab start up
- Hilangkan centang pada aplikasi yang tidak diperbolehkan berjalan saat start up
- Klik ok, ketika muncul kotak dialog konfirmasi klik Restart.
3. Pastikan Komputer Terbebas Dari Virus
Seperti yang penulis jelaskan pada artikel sebelumnya, virus dapat
membuat komputer menjadi lambat. Untuk mengatasi hal tersebut, Scan
komputer menggunakan anti virus, hingga dapat dipastikan komputer
terbebas dari virus. Saat ini ada banyak aplikasi anti virus, seperti
Avast, AVG, SmadAv, Kaspersky dan masih banyak lagi. Teman-teman tidak
perlu menginstal semuanya, karena itu akan menambah beban kerja sistem.
Cukup instal beberapa saja, penulis sarankan 2 aplikasi anti virus saja
sudah cukup.
4. Lakukan Disk Defragment
Pada dasarnya, ketika kita meletakan file kedalam harddisk, file itu
tidak selalu tertata secara teratur. Oleh karena itu lakukan Disk
Defragment, untuk menata ulang susunan file agar menjadi urut. Aplikasi
yang paling sering penulis gunakan untuk melakukan Disk Defragment
adalah Tune Up Utilities. Sebenarnya ada juga Disk Defragment bawaan
windows, tapi penulis belum pernah mencobanya.
5. Upgrade Hardware
Ini adalah cara paling ampuh. Jika sudah melakukan semua cara diatas
dengan benar, tetapi komputer tetap saja lambat. Teman-teman bisa
melakukan Upgrade Hardware. Hal yang paling penting untuk diupgrade
adalah RAM, dengan bertambah besarnya RAM, maka proses dapat dilakukan
dengan cepat. Dengan catatan ukuran RAM sesuai dengan kecepatan
Processor.
Sekian artikel ini, semoga bermanfaat.
Cara Mudah Membuat Safe Mode di Windows 8
1. Tekan windows+R kemudian ketikan "msconfig" (tanpa tanda kutip)
2 Pilih tab Boot lalu centang Safe boot, klik ok dan restart
Windows kamu akan restart dan masuk safe mode. selesai lah cara mudah membuat Safe Mode pada Windows 8 .